Peringati Hari Buruh, Jurnalis dan Komunitas Punk Kotamobagu Gelar Aksi

Kotamobagu, FaktaBMR.com – Hari ini 1 Mei, diperingati sebagai Hari Buruh internasional. Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Di Kotamobagu, jurnalis dan komunitas punk ikut memperingatinya dengan menggelar aksi damai.

Massa aksi awalnya berkumpul di Taman Kota Kotamobagu, kemudian long march menuju patung tugu pembebasan di depan Paris Superstore. Dengan membentangkan spanduk bertuliskan May Day, massa aksi satu persatu melakukan orasi.

Perwakilan Jurnalis, Neno Karlina Paputungan dalam orasinya mengatakan, jurnalis juga buruh sehingga di Hari Buruh ini, mereka turun ke jalan.

Menurut Neno, banyak hubungan industrial antara pekerja media dan perusahaan tempat mereka bekerja, sering terabaikan. Contohnya upah yang layak bagi jurnalis, jam lembur yang tidak dibayar, kemudian pemberlakuan libur untuk jurnalis.

Dia juga menyoroti terkait upah rendah bagi karyawan di Kotamobagu. “Sampai dengan saat ini, masih banyak perusahaan yang tidak menggaji karyawan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP). Kami mengajak karyawan toko untuk turun ke jalan lakukan aksi,” tukas Neno, Rabu (01/05/2019).

Sementara itu, Uin Mokodongan dari Pungkers Kotamobagu dalam orasinya mengimbau para buruh di Kotamobagu untuk berserikat. Dengan itu menurutnya para buruh tidak mudah ditindas oleh system di perusahaan.

“Buruh harus bersatu, jika tidak, kesejahteraan buruh selalu diabaikan oleh mereka pemilik modal,” ujarnya. Setelah orasi selama dua jam, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *